Selasa, 01 November 2011

MAKALAH TENTANG FACEBOOK


KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT. bahwa penulis telah menyelesaikan tugas mata kuliah ETIKA PROFESI dengan membahas Dampak Dari Penggunaan Facebook dalam bentuk makalah.
Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan dari rekan-rekan, sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1.      Dosen bidang studi ETIKA PROFESI yang telah memberikan tugas, petunjuk, kepada penulis sehingga penulis termotivasi dan menyelesaikan tugas ini.
2.      Rekan-rekan yang telah turut membantu, membimbing, dan mengatasi berbagai kesulitan sehingga tugas ini selesai.
Semoga materi ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan, khususnya bagi penulis sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai, Amiin.



Tangerang, Oktober 2011


                                                                                                                   Penulis



Latar Belakang

Seperti yang telah diketahui bersama, situs jejaring sosial pada zaman dewasa ini sudah sangat menjamur di semua kalangan masyarakat. Mulai dari anak kecil, remaja hingga dewasa menggunakan fasilitas ini untuk berhubungan dengan teman ataupun mengenal teman baru yang terkadang sulit untuk bertemu secara langsung. Namun penggunaan situs jejaring sosial layaknya Facebook,MySpace ataupun Twitter, dapat memberikan dampak yang buruk juga terhadap perkembangan mental seorang manusia.
Salah satu situs jejaring sosial yang paling populer adalah Facebook. Menurut alexa.com Facebook adalah jejaring sosial yang menjadi rangking pertama diakses oleh masyarakat Indonesia. Begitu mudah mendapatkan teman di sini, karena teknologi yang ada di dalamnya sangat canggih dan juga ketersediaan berbagai macam bahasa terdapat di Facebook.
Tidak heran jika semakin hari semakin bertambah pengguna Facebook. Hampir setiap orang mempunyai Facebook. Penggunaan Facebook dalam kehidupan sehari-hari mempunyai pengaruh bagi penggunanya, apabila kita tidak cerdas dalam menyikapi situs jejaring sosial ini, bisa-bisa kita kecanduan Facebook, dan layaknya candu, apapun akan kita lakukan agar dapat menggunakan Facebook.
Sejak tahun 2007, Facebook mengalami peningkatan penggunaan di Indonesia. Hingga sekarang, Indonesia menjadi salah satu negara dengan masyarakat pengguna Facebook yang besar.
Penggunaan Facebook ternyata memberi banyak dampak positif dan negatif, terutama jika digunakan secara berlebihan.
Hal itulah yang melatarbelakangi penulis mengangkat judul Facebook, karena melihat dari kehidupan sehari-hari yang hampir tidak pernah lepas dari perbincangan tentang Facebook, sehingga menurut penulis mengapa tidak Facebook sekali-kali dibahas dalam mempresentasikan karya ilmiah dan sebagai bentuk peduli penulis agar semua pengguna Facebook termasuk penulis sendiri tidak hanya mengenal Facebook sebagai hal yang menyenangkan, tetapi sesuatu yang juga harus diwaspadai.
DAFTAR ISI


Kata Pengantar…………………………………………………………                   i
Latar Belakang…………………………………………………………                    ii
Daftar Isi……………………………………………………………….                    iii
Sejarah Facebook………………………………………………………                    1
Peluncuran Facebook…………………………………………………..                    2
Perkembangan Facebook……………………………………………….                   2
Perkembangan Facebook Di Indonesia………………………………...                   3
Facebook Sebagai Sarana Jaringan Sosial……………………………...                    5
Faktor-faktor Yang Menyebabkan Facebook Digemari Oleh Masyarakat…...                  7
Pengaruh Facebook……………………………………………………..                   8
Dampak Negatif………………………………………………………...                  9
Dampak Positif………………………………………………………….                  12
Contoh-contoh Penyalahgunaan Facebook……………………………..                  12
Cara Pandang Penggunaan Facebook…………………………………..                   13
Kesimpulan……………………………………………………………...                  14
Saran…………………………………………………………………….                  14
Daftar Pustaka…………………………………………………………..                  16




BAB I
PENDAHULUAN

1.   Sejarah Facebook
Mark Zuckerberg menciptakan Facemash, pendahulu Facebook, tanggal 28 Oktober 2003.
Untuk menyelesaikannya, Zuckerberg meretas ke bagian jaringan komputer Harvard yang dilindungi dan menyalin gambar-gambar ID pribadi asrama. Harvard pada waktu itu tidak memiliki "buku wajah" (direktori berisi foto dan informasi dasar) mahasiswa. Facemash menarik 450 pengunjung dan 22.000 tampilan foto pada empat jam pertama mengudara.
Situs ini langsung diteruskan ke beberapa server grup kampus, namun dimatikan beberapa hari kemudian oleh administrasi Harvard. Zuckerberg dihukum karena menembus keamanan kampus, melanggar hak cipta, dan melanggar privasi individu, dan terancam dikeluarkan. Namun, hukuman tersebut dibatalkan. Zuckerberg memperluas proyek awalnya ini pada semester tersebut dengan membuat peralatan studi sosial untuk menghadapi ujian final sejarah seni, dengan mengunggah 500 lukisan Augusta ke situs webnya, dengan satu gambar per halaman disertai kotak komentar. Ia membuka situs tersebut kepada teman sekelasnya, dan mereka mulai saling berbagi catatan.
Pada semester berikutnya, Zuckerberg mulai menulis kode untuk situs web baru pada Januari 2004. Ia terinspirasi, katanya, oleh editorial The Harvard Crimson tentang insiden Facemash.



2.   Peluncuran Facebook
Pada 4 Februari 2004, Zuckerberg meluncurkan "Thefacebook" yang awalnya berada di situs thefacebook.com.
Keanggotaan awalnya dibatasi kepada mahasiswa Harvard College saja, dan pada bulan pertama, lebih dari setengah mahasiswa sarjana di Harvard terdaftar di situs ini. Eduardo Saverin (pebisnis), Dustin Moskovitz (programer), Andrew McCollum (seniman grafis), dan Chris Hughes segera bergabung dengan Zuckerberg untuk membantu mempromosikan situs web ini. Bulan Maret 2004, Facebook memperluas diri ke Stanford, Columbia, dan Yale. Situs ini kemudian dibuka ke sekolah Ivy League lain, Universitas Boston, Universitas New York, MIT, dan secara perlahan beberapa universitas di Kanada dan Amerika Serikat.
Dalam waktu 4 bulan semenjak diluncurkan, Facebook telah memiliki 30 kampus dalam jaringannya.
Facebook memperoleh investasi pertamanya dari pendiri PayPal, Peter Thiel, senilai US$ 500.000 pada bulan Juni 2004. Dengan uang tersebut, pada tahun yang sama, Mark membeli domain facebook.com seharga US$ 200.000. Sejak saat itu, Facebook tampil sebagai situs jejaring sosial terkemuka di dunia dengan memiliki lebih dari 150 juta pengguna aktif.

3.   Perkembangan Facebook

Pada September 2005 Facebook tidak lagi membatasi jaringannya hanya untuk mahasiswa. Facebook pun membuka jaringannya untuk para siswa SMU. Beberapa waktu kemudian Facebook juga membuka jaringannya untuk para pekerja kantoran. Dan akhirnya Facebook kemudian dibuka tanggal 26 September 2006 kepada setiap orang yang berusia 13 tahun dan ke atas dengan alamat e-mail yang sah. Selain menolak tawaran dari Friendster seharga 10 juta US Dollar, Zuckerberg juga pernah menolak tawaran dari Viacom yang ingin membeli Facebook seharga 750 juta US Dollar, dan tawaran dari Yahoo yang ingin membeli Facebook seharga 1 milyar US Dollar.
Pada 24 Oktober 2007, Microsoft mengumumkan bahwa mereka telah membeli 1,6% saham Facebook senilai $240 juta, sehingga memberikan Facebook nilai sebesar $15 milyar. Pembelian oleh Microsoft ini meliputi hak mereka untuk menempatkan iklan internasional di Facebook. Bulan Oktober 2008, Facebook mengumumkan bahwa mereka akan membuka kantor pusat internasional di Dublin, Irlandia.
Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user. Pada tahun 2007, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Rata-rata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untuk melakukan berbagai aktifitas di facebook.
Bulan September 2009, Facebook mengatakan bahwa mereka mengalami arus kas positif untuk pertama kalinya.
Lalu lintas ke Facebook meningkat stabil setelah 2009. Jumlah pengunjung Facebook mengalahkan Google pada 13 Maret 2010. Bulan November 2010, menurut SecondMarket Inc., sebuah bursa saham perusahaan swasta, nilai Facebook mencapai $41 milyar (mengalahkan eBay secara tipis) dan menjadi perusahaan web terbesar ketiga di AS setelah Google dan Amazon. Facebook juga menjadi jejaring sosial teratas dari delapan pasar perorangan di Asia, yaitu Filipina, Australia, Indonesia, Malaysia, Singapura, Selandia Baru, Hong Kong dan Vietnam, sementara merek lain masih mempertahankan posisi teratas mereka di beberapa pasar, termasuk Orkut milik Google di India, Mixi.jp di Jepang, CyWorld di Korea Selatan, dan Wretch.cc milik Yahoo! di Taiwan.

4.   Perkembangan Facebook di Indonesia
Keputusan Facebook membuka dua kantor pemasaran di Singapura dan Hong Kong menyisakan satu pertanyaan: Kapan perusahaan milik Mark Zuckerberg ini akan membuka kantor perwakilan di Indonesia?
Berdasarkan data statistik yang dirilis CheckFacebook.com, Rabu (9/2/2011), Indonesia adalah pengguna Facebook terbesar kedua dunia dengan total pengguna mencapai 35 juta. Negara berpenduduk 230 juta orang ini hanya kalah dari Amerika Serikat yang jumlah pengguna Facebook-nya hampir 150 juta.
Situs web yang setiap hari meng-update jumlah pengguna Facebook ini bahkan mencatat populasi pengguna Facebook Tanah Air mencapai seratus persen. Artinya, semua pengguna Internet di Indonesia memiliki akun Facebook.
Dengan jumlah sebanyak itu, komunitas Facebooker Indonesia merajai kawasan Asia. Singapura yang menjadi tempat pertama kantor pemasaran di Asia hanya memiliki 2 juta pengguna Facebook. Sedangkan pengguna Facebook di Hong Kong hanya mencapai 3,7 juta orang.
Pertumbuhan Facebook selama dua tahun terakhir juga sangat besar. Seperti dikutip blog Nick Burcher, dalam dua tahun terakhir (2008-2010), pengguna Facebook di Indonesia tumbuh delapan ribu persen lebih (8223,2%). Bila pada bulan September 2008 jumlahnya hanya 322 ribu pengguna, pada September 2010, angka tersebut naik menjadi 26,8 juta pengguna.
Melihat begitu besarnya pengguna Facebook di Indonesia, kenapa Facebook belum juga membuka kantor di Indonesia? Di antara raksasa internet baru Yahoo! yang sudah mengembangkan sayap bisnisnya dengan membuka kantor perwakilan di Indonesia. Google sejauh ini juga belum membuka perwakilan di Indonesia meski sudah menjalin kerja sama untuk mendistribusikan produknya dengan perusahaan mitranya di Tanah Air.
Pengguna Facebook di Indonesia tumbuh begitu cepat, dan saat ini menempati urutan pertumbuhan tercepat kedua di dunia dari sisi jumlah pengguna. Indonesia hanya kalah dari AS yang juga merupakan pengguna Facebok terbanyak di dunia.
Berdasarkan survei Inside Facebook yang dilakukan eMarketer, jumlah pengguna Facebook di Indonesia naik 1.431.160 juta pengguna dalam sebulan terakhirPada 1 Desember 2009, e-marketer mencatat jumlah pengguna Facebook di Indonesia 13.870.120 pengguna, sedangkan pada 1 Januari 2010 sebesar 15.301.280 pengguna. Indonesia hanya satu peringkat di bawah AS yang mencatat kenaikan jumlah pengguna 4.576.220 pengguna dalam periode yang sama dari 98.105.020 menjadi 102.681.240 pengguna.
Meski demikian, persentase kenaikan jumlah pengguna Facebook di Indonesia mencapai dua kali lipat AS. Indonesia naik 10 persen, sedangkan AS hanya 5 persen. Kenaikan 10 persen termasuk persentase pertumbuhan tertinggi di dunia. Selain Indonesia, beberapa negara yang mencapai kenaikan dengan persentase 10 persen antara lain Filipina dan Malaysia.
Sedikit berbeda memang dibandingkan dengan data yang saya dapatkan saat saya memasang iklan di facebook. Di sini data menunjukkan bahwa jumlah pengguna facebook di Indonesia ada sekitar 11 juta user.
Walaupun sumber datanya bisa valid bisa juga tidak, tapi jika dibandingkan dengan jumlah user yang tercatat di facebook sendiri yang sekitar 14 juta user memang tidak jauh berbeda. Yang penting adalah data tersebut menunjukkan bahwa pengguna facebook Indonesia adalah dua kali lipat populasi di singapore.
5.   Facebook Sebagai Sarana Jaringan Sosial
  Facebook atau Buku Muka adalah salah satu situs jaringan sosial dengan beberapa fasilitas yang memungkinkan seseorang dapat menjalin pertemanan dan berkomunikasi secara aktif dengan orang atau badan organisasi, tanpa dibatasi dengan jarak, ruang, dan waktu.
Jejaring sosial atau jaringan sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll.
Analisis jaringan sosial memandang hubungan sosial sebagai simpul dan ikatan. Simpul adalah aktor individu di dalam jaringan, sedangkan ikatan adalah hubungan antar aktor tersebut. Bisa terdapat banyak jenis ikatan antar simpul. Penelitian dalam berbagai bidang akademik telah menunjukkan bahwa jaringan sosial beroperasi pada banyak tingkatan, mulai dari keluarga hingga negara, dan memegang peranan penting dalam menentukan cara memecahkan masalah, menjalankan organisasi, serta derajat keberhasilan seorang individu dalam mencapai tujuannya.
Dalam bentuk yang paling sederhana, suatu jaringan sosial adalah peta semua ikatan yang relevan antar simpul yang dikaji. Jaringan tersebut dapat pula digunakan untuk menentukan modal sosial aktor individu. Konsep ini sering digambarkan dalam diagram jaringan sosial yang mewujudkan simpul sebagai titik dan ikatan sebagai garis penghubungnya.




                                                                                       











BAB II
DAMPAK DARI FACEBOOK

Penggunaan situs jaringan pertemanan tidak hanya menimbulkan pengaruh dan dampak secara langsung pada orang yang sedang menggunakan fasilitas ini, tetapi juga secara tidak langsung pada orang lain dan lingkungan.
Sama dengan hal lainnya, penggunaan Facebook tidak akan menimbulkan dampak yang buruk jika digunakan sebagaimana mestinya, normal, dan tidak berlebihan. Namun, jika terlalu sering menggunakan fasilitas ini, dikhawatirkan akan terjadi ketergantungan yang tidak sehat, serta penyalahgunaan fasilitas yang tidak benar.
1.   Faktor-faktor yang menyebabkan Facebook digemari oleh masyarakat
Situs pertemanan Facebook memungkinkan seseorang untuk menemukan teman lama, menemukan teman baru, menjalin pertemanan, bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain, mengirimkan pesan dan komentar.
Selain fasilitas-fasilitas utama yang disebutkan, masih sangat banyak fasilitas-fasilitas yang ditawarkan situs itu, baik secara formal atau non-formal, independen atau dependen.
Kini jumlah facebooker Indonesia jauh melebihi pengguna di Singapura dan Malaysia. Padahal Facebook hingga pertengahan 2007 nyaris tak dilirik pengguna Internet di sini. Tapi, memasuki pertengahan tahun lalu, jumlah akses ke situs ini melonjak tajam dan menempatkannya sebagai situs ranking kelima yang paling banyak diakses di Indonesia. Bahkan Indonesia tercatat dalam sepuluh besar negara pemakai situs yang mulai dibuka untuk umum pada 2006 ini, yaitu 150 juta orang–sekitar 700 ribu orang berasal dari Indonesia.
Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user. Pada tahun 2007, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Rata-rata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untuk melakukan berbagai aktifitas di Facebook.
Berikut ini adalah grafik pengkatan jumlah pengguna Facebook mulai dari didirikan pada tahun 2004 sampai tahun 2007.
2.    Pengaruh Facebook
Beberapa pengaruh penggunaan dan penyalahgunaan Facebook di kalangan anank muda adalah :
  • Kurangnya waktu untuk belajar dan mengerjakan tugas
  • Kurangnya waktu untuk bersosialisasi dan berinteraksi secara langsung dengan orang lain dan lingkungan
  • Membuat lupa waktu sehingga pola hidup tidak teratur
  • Masyarakat terbiasa melalukan hal-hal dengan praktis, sehingga tidak termotivasi untuk melakukan hal-hal yang sulit
Pola finansial yang terkesan membuang-buang uang. Facebook dapat juga dimanfaatkan untuk mengkampanyekan suatu ide seperti Say No to Drug atau ide-ide lainnya. Membangun komunitas melalui Group atau Pages dengan tujuan yang baik akan sangat bermanfaat. Pertumbuhan Group atau Pages di Facebook terbilang cukup cepat. Sesuatu hal akan berkembang dengan cepat kalau dibangun secara bersama.
Dengan pages, suatu perusahaan juga dapat mengiklankan produknya. Mengenai aturan lebih detail bisa ditanyakan ke Facebook Team. Seharusnya memang Facebook kita manfaatkan secara positif.





3.   Dampak Negatif
Dampak negatif facebook semakin hari semakin terasa, meski pun para facebookers banyak yang tidak menyadari akan pengaruh negatif facebook ini. Mungkin karena sudah kecanduan dengan yang namanya facebook. Tapi justru inilah yang berbahaya, yang tidak disadari.
Buat kamu para remaja dan pelajar serta anak anak, kamu harus tahu apa saja dampak negatif dari facebook ini. Karena pengguna facebook di dominasi oleh para remaja usia 14-24 tahun sebanyak 61,1%.
a.       Tidak peduli dengan sekitarnya

Orang yang sudah kecanduan facebook terlalu asyik dengan dunianya sendiri (dunia yang diciptakannya) sehingga tidak peduli dengan orang lain dan lingkungan di sekitarnya.
Seseorang yang telah kecanduan facebook sering mengalami hal ini. Tidak peduli dengan lingkungan sekitar, dunianya berubah menjadi dunia facebook.
b.      Kurangnya sosialisasi dengan lingkungan
Ini dampak dari terlalu sering dan terlalu lama bermain facebook. Ini cukup mengkhawatirkan bagi perkembangan kehidupan sosial si anak. Mereka yang seharusnya belajar sosialisai dengan lingkungan justru lebih banyak menghabiskan waktu lebih banyak di dunia maya bersama teman teman facebooknya yang rata rata membahas sesuatu yang nggak penting. Akibatnya kemampuan verbal si anak menurun.
c.       Menghamburkan uang
Akses internet untuk membuka facebook jelas berpengaruh terhadap kondisi keuangan (terlebih kalau akses dari warnet ). Dan biaya internet di Indonesia yang cenderung masih mahal bila dibanding negara negara lain (mereka sudah banyak yg gratis). Ini sudah bisa dikategorikan sebagai pemborosan, karena tidak produktif.

d.       Mengganggu kesehatan
Terlalu banyak nongkrong di depan monitor tanpa melakukan kegiatan apa pun, tidak pernah olah raga sangat beresiko bagi kesehatan. Penyakit akan mudah datang. Telat makan dan tidur tidak teratur. Obesitas (kegemukan), penyakit lambung (pencernaan), dan penyakit mata adalah gangguan kesehatan yang paling mungkin terjadi.
e.       Berkurangnya waktu belajar
Ini sudah jelas, terlalu lama bermain facebook akan mengurangi jatah waktu belajar si anak sebagai pelajar. Bahkan ada beberapa yang masih asyik bermain facebook saat di sekolah.
f.       Kurangnya perhatian untuk keluarga
Keluarga di rumah adalah nomor satu. Slogan tersebut tidak lagi berlaku bagi para facebookers. Buat mereka temen temen di facebook adalah nomor satu. Tidak jarang perhatian mereka terhadap keluarga menjadi berkurang.
g.      Tersebarnya data pribadi
Beberapa facebookers memberikan data data mengenai dirinya dengan sangat detail. Biasanya ini untuk orang yang baru kenal internet hanya sebatas facebook saja. Mereka tidak tahu resikonya menyebarkan data pribadi di internet. Ingat data data di internet mudah sekali bocor, apalagi facebook yang gampang sekali di hack!
h.       Mudah menemukan sesuatu berbau pornografi
dan sex
Mudah sekali bagi para facebookers menemukan sesuatu yang berbau porno dan esex esex. Karena kedua hal itu yang paling banyak dicari di internet dan juga
paling mudah ditemukan.
Nah, inilah fakta tidak dewasanya pengguna intenet Indonesia. Hanya mengguankan internet untuk mencari konten “berlendir”. Di facebook akan sangat mudah menemukan grup sex, grup tante kesepian, grup cewek bispak dsb.
i.        Rawan terjadinya perselisihan
Tidak adanya kontrol dari pengelola facebook terhadap para anggotnya dan ketidak dewasaan pengguna facebook itu sendiri membuat pergesekan antar facebookers sering sekali terjadi.
j.         Awas penipuan..!
Seperti media media lainnya , facebook juga rawan terhadap penipuan. Apalagi bagi anak anak yang kurang mengerti tentang seluk beluk dunia internet. Bagi
si penipu sendiri, kondisi dunia maya yang serba anonim jelas sangat menguntungkan.
4.   Dampak Positif
a)      Dapat banyak teman
Di facebook kita tentunya bertemu dengan orang-orang yang belum kita kenal sebelumnya. Maka kita bisa menjalin hubungan pertemanan walaupun didalam dunia maya.
b)      Sarana diskusi
Di facebook kita bisa bergabung dengan berbagai komunitas / grup. Sebagai contohnya ketika kita butuh sesuatu atau ingin tahu tentang sesuatu tinggal kita tuliskan dalam status maka akan banyak respon dari teman kita.
c)      Bertemu teman lama
Tentunya dengan Facebook kita dapat kembali bertemu dengan teman-teman lama walaupun di dunia maya.
d)     Berbagi informasi
e)      Tempat curhat
dengan Facebook kita bisa bertukar pikiran dengan sangat mudah.
f)       Sebagai media penyimpanan data
g)      Sarana promosi
Jelas, facebook bisa digunakan sebagai media promosi, entah itu mempromosikan produk, jasa, instansi, atau hal lain. Bahkan, pada saat pemilu legislatif kemarin, sebagian caleg juga menggunakan facebook untuk media kampanyenya.
5.   Contoh – contoh penyalahgunaan Facebook
a)      Penyebaran foto-foto yang tidak sopan.
b)      Menyebabkan seseorang mengalami kesulitan untuk membedakan hal nyata dan tidak nyata, yaitu gejala penyakit neurotik skizofrenia.
c)      Membuat seseorang menjadi ingin tahu urusan orang lain.
d)      Beredar banyak kata-kata kasar.
e)      Pamer.
f)       Sering dijadikan ajang untuk membicarakan narkoba dan seks.
Dari sebuah studi yang dilakukan oleh ilmuwan asal University of Washington, terungkap kalau 54 persen remaja yang tergabung di Facebook dan Myspace, sering membicarakan hal yang sensitif seperti narkoba dan seks di forum ini.
6.   Cara Pandang Penggunaan Facebook
Sama dengan situs-situs pertemanan di dunia maya lainnya, Facebook hadir di tengah-tengah masyarakat luas pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya adalah untuk memudahkan pertemanan, komunikasi, dan melebarkan jaringan/koneksi, dan memudahkan masyarakat satu dengan yang lain dalam pemenuhan kebutuhan sebagia makhluk sosial yang saling bergantung.
Kita harus bisa berpikir tepat dan logis, kita harus bisa menempatkan dan menerima fungsi fasilitas komunikasi sesuai dengan proporsinya masing – masing.
Kinerja dan dampak positif dari penggunaan Facebook dan aplikasi dan situs pertemanan lainnya akan sangat terasa jika kita bisa menggunakannya dan tetap tunduk pada undang-undang internet (cyberlaw), memakai sesuai dengan fungsi yang proporsional.
BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN

Facebook adalah salah satu situs jejaring sosial yang banyak diminati dari segala kalangan. Bukan hanya karena tampilan yang menarik, penggunaannya mudah tetapi juga aplikasi yang ada didalamnya lebih lengkap. Tidak heran jika hampir setiap orang khususnya kalangan remaja memiliki akun Facebook. Sama halnya dengan hal yang lain, Facebook yang diciptakan oleh Mark Zuckerberg yang bertujuan baik sebagai salah satu sarana komunikasi mudah, malah disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, hal ini yang menyebabkan sebagian kalangan lainnya kontra akan kehadiran Facebook, puncaknya ketika ada isu fatwa haram Facebook.
Facebook selain memiliki dampak positif  juga tentu memiliki dampak yang negatif seperti waktu yang terbuang percuma, malas, boros uang, melalaika tugas yang lain. Jadi sebagai makhluk intelektual hendaklah kita bisa mengendalikan sikap kecanduan atas situs jejaring sosial ini.

B.     SARAN

Sebagai anggota masyarakat dan pengguna situs-situs pertemanan, Facebook atau situs lainnya, alangkah baiknya jika kita dapat menggunakannya secara tidak berlebihan dan melihat fungsi utama Facebook sebagai pelengkap pertemanan dan pergaulan primer di dunia nyata, sehingga kita tidak lebih sibuk mengurusi dan menghabiskan waktu yang seharusnya kita gunakan untuk bersosilisasi dan berkomunikasi secara langsung dengan orang yang ada di sekitar kita, bukan dengan orang yang baru saja akan kita temui di dunia maya.
Selain itu, kita juga harus menjaga norma-norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat dan negara, sehingga kita dapat mempertanggungjawabkan setiap perilaku dan sikap kita di dunia maya.
Karena dengan penggunaan Facebook dan situs jaringan pertemanan lainnya dengan baik, benar dan bertanggung jawab, kita dapat menggunakan fasilitas-fasilitas umum itu dengan nyaman, tidak mengganggu kepentingan orang lain,dan aman.



























DAFTAR PUSTAKA


Amilia Putri (2009). Facebook menjadi media komunikasi modern. [Online]. Tersedia: http://amiliaputri.wordpress.com/2009/11/06/facebook-menjadi-media-komunikasi-modern/

Dewi, Susetyo Prihadi. (2009, 13 November). Pengguna Facebook Indonesia Terbesar di Asia. Tersedia : http://techno.okezone.com/

http://www.checkfacebook.com/

Wiguna, Oktamandjaya. “Mabuk Kepayang Facebook” dalam www.tempointeraktif.com
                
Margianto, Heru. “ I Love Facebook, Epidemi Skizofrenia” dalam www.kompas.com

Magdalena, Merry. “Profil Facebook=Tingkat Kenarsisan Anda” dalam www.netsains.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar